Benarkah Ukuran Alat Vital Menjadi Jaminan Kepuasan Istri?

Selama ini kebanyakan kita percaya bahwa semakin besar ukuran alat vital, semakin puas pasangan. Kejantanan dan keperkasaan seorang pria diukur dari besar kecilnya penis mereka. Ditambah lagi dengan begitu banyak iklan yang menawarkan jasa pembesaran dan pemanjangan alat vital, seakan-akan hal tersebut memang sesuatu hal begitu penting dalam kehidupan seksual.

Menurut dr.Nugroho S,.SpAnd dari RS.Fatmawati, Jakarta,Ukuran penis rata-rata orang Indonesia adalah 7-9 cm saat tidak ereksi. Pada beberapa kasus memang bisa terjadi ukuran penis yang sangat kecil (micro penis), yakni sekitar 2-3 cm. Penyebabnya beragam, salah satunya karena kekurangan hormone testosterone sejak masih masa pertumbuhan. Tentu saja ukuran penis sekecil itu merupakan kelainan dan tidak bisa memuaskan pasangannya.

Yang Penting Ereksi

Selama tidak memiliki masalah micro penis, meski seseorang memiliki ukuran penis di bawah rata-rata, asalkan  bisa ereksi sempurna serta memiliki pengetahuan seksualitas dan mengetahui daerah peka rangsang pasangannya, pasti ia bisa memuaskan pasangannya. “Buat apa penis besar tetapi tidak bisa mempertahankan ereksi sempurna ?” ujar dr.Nugroho.

Daerah Sensitif Vagina Ada di 1/3 Bagian Depan Lubang Masuk

Ukuran penis yang panjang sebenarnya tidak terlalu berpengaruh terhadap sensasi nikmat yang dirasakan wanita, dikarenakan hanya sepertiga dari lubang masuk vagina sajalah yang memiliki banyak sekali saraf, sehingga dengan kata lain, sensasi hanya dapat dirasakan di depan daerah ini. Dan seperti akhirnya terbukti juga, 90% dari para wanita lebih menginginkan ukuran penis yang lebar daripada yang panjang, karena hal ini tentunya berarti lebih banyak area yang “tergesek” sehingga kenikmatan yang dirasakan akan lebih lagi.

Ada perbandingan yang sangat masuk akal. Mungkin jika Anda pernah menggunakan jari untuk memuaskan pasangan Anda. Bandingkan antara ukuran jari Anda dengan ukuran penis Anda pada saat ereksi, tentunya akan sangat berbeda jauh bukan?

Kepercayaan yang Salah Dapat Merusak Kepuasan Seksual

Banyak masyarakat, baik pria maupun wanita yang termakan mitos seks yang salah, sehingga berpengaruh secara psikologis dalam hubungan seksualnya. Masih menurut dr. Nugroho, ”Seseorang istri yang percaya penis kecil tidak akan bisa memuaskan, akan tertanam di otaknya. Jadi sehebat apa pun teknik yang dilakukan pasangannya ia tidak akan merasa puas, karena itu mitosnya harus dihilangkan dulu dari kepala.”

“Begitupun pada pria, jika termakan mitos, ia akan merasa tidak percaya diri untuk melakukan hubungan seksual karena takut tidak bisa memenuhi standar harapan pasangannya. Tak sedikit yang akhirnya benar-benar tidak mampu berhubungan seks dengan baik.” lanjutnya.

Agar pasangan puas

Rutin berolahraga dan memiliki gaya hidup sehat akan membantu Anda lebih tahan lama saat bercinta. Perbaiki teknik bercinta. Baca berbagai buku seksualitas (juga ikuti terus blog ini). Komunikasikan masalah seksual pada pasangan dengan lebih terbuka, selain itu bersikaplah peka dan sensitif terhadap kebutuhan wanita. Lakukan foreplay yang lama. Pahamilah bahwa wanita membutuhkan foreplay yang lama dan posisi yang variatif untuk mempertahankan mood ketika bercinta. Yang lebih penting dari segalanya ketika berhubungan adalah perasaan dan emosi.

Terima kasih. Semoga bermanfaat

Sumber: wolipop.detik.com