cara mencuci air madzi

image: www.sxc.hu

Pertanyaan:
Bagaimana yang dimaksud dengan an nadhah? Saya sudah tahu bahwa madzi itu wajib dibersihkan dengan cara an nadhah (dibasahi). Apakah yang dimaksud dibasahi itu dengan mengambil air di telapak tangan seperti ketika ingin berkumur (dalam wudhu) ataukah disiram atau bagaimana? Jazaakumullah khayr.

Jawab:

Madzi itu najis. Para ulama berbeda pendapat mengenai makna annadhah (dibasahi), apakah maksudnya diperciki air ataukah maksudnya dicuci, karena ada riwayat lain yang memerintahkan untuk dicuci. Madzhab Hambali berpendapat yang pertama (diperciki). Berdasarkan hadits Sahl bin Hanif, ia berkata:

Aku seringkali keluar madzi, sehingga sering sekali mandi karenanya. Lalu kuceritakan hal ini kepada Rasulullah shallallaahu‘alaihi wasallam. Maka beliau berkata : “Kamu cukup mengambil air setelapak tangan, lalu kamu basahi pakaianmu yang terkena madzi itu sampai terlihat basah” (HR. Ahmad dalam Musnad-nya, Abu Daud, At Tirmidzi, Ibnu Majah, dinilai hasan oleh Asy Syaikh Al Albani)

gambar air madzi

air madzi

Sedangkan jumhur fuqaha berpendapat bahwa an nadhah (dibasahi) maksudnya adalah dicuci. Imam An Nawawi rahimahullahu ta’ala berkata dalam kitab Al Majmu’ :

“Ulama bersepakat bahwa madzi dan wadi adalah najis. Namun madzhab kami (Madzhab Syafi’i) dan madzhab jumhur berpendapat wajib mencucinya, tidak cukup diperciki saja. Sedangkan Imam Ahmad bin Hambal rahimahullah berkata: ‘Nampaknya yang benar cukup diperciki saja’. Beliau berdalil dengan hadits riwayat Muslim dari Ali:

Berwudhulah dan basahi (perciki) kemaluanmu
Sedangkan dalil kami adalah riwayat:

Berwudhulah dan cucilah kemaluanmu
dan riwayat inilah yang lebih banyak. Selain itu juga pendapat kami berdasarkan qiyas terhadap najis-najis yang lain. Sedangkan riwayat yang menggunakan kata an nadhah, itu mengandung kemungkinan makna mencuci”

Badrudin Al’Aini berkata dalam syarah Shahih Bukhari:

An Nadhah itu artinya memerciki air, karena orang arab menyebut perbuatan itu dengan nadhah. Namun terkadang an nadhah juga maksudnya mencuci, demikian juga ar rasy (memerciki) terkadang maknanya mencuci”

Dengan demikian, yang lebih hati-hati adalah dengan mencuci bagian pakaian yang terkena madzi.

Wallahu Ta’ala A’lam.

Untuk Mengetahui Perbedaan Air mani, madzi serta wadi, silahkan baca di sini

Sumber: muslim.or.id