fbpx

Memilih Obat Kuat Jangan Sembarangan

Walaupun memang dengan mengkonsumsi obat kuat bisa meningkatkan kejantanan dan keperkasaan, namun hendaknya diperhatikan secara teliti. Walaupun memang bisa membuat Mr.P keras, tetapi ada efek lain yang ditimbulkan obat tersbut.

Efek samping obat kuat

Ada dua zat kimia yang sering ditambahkan ke dalam obat kuat: Sildenafil dan Tadalafil. Jika ketika mengkonsumsi obat kuat, terasa pusing, mual, gangguan penglihatan dan hidung mampet maka harus diwaspadai obat yang Anda minum, walaupun di kemasannya tertulis herbal.

Jika dikonsumsi, obat yang mengandung Fildenafil Sitrat bisa menyebabkan sakit kepala, pusing, dyspepsia, mual, nyeri perut, gangguan penglihatan, perinitis (radang hidung, infarak mio kard, nyeri dada, denyut jantung cepat, dan kematian.

Sedangkan obat kuat yang mengandung tadalafil bisa menyebabkan nyeri otot, mual, pusing, nyeri abdomen, dyspepsia, sakit kepala, diare, nyeri punggung, muka memerah, hidung tersumbat, fotosensitifitas, kehilangan potensi seks permanen. Zat kimia tadalafil ini bersifat melebarkan pembuluh darah yang menyebabkan penurunan darah, pasokan oksigen, aliran darah ke jantung menurun, nyeri dada, irama jantung tak stabil, dan stroke.

Pada penggunaannya, walapun obat kuat yang diminum tidak mengandung tadafil, tetap haru berhati-hati. Penggunaannya harus dalam kondisi fisik yang baik seperti tidak memiliki maag kronis, jantung yang stabil, dan ginjal yang normal. Hal ini karena efek samping obat-obatan tersebut memacu kerja jantung dan organ penting lainnya. Jadi, pastikan fisik Anda mampu.

Daftar Obat Kuat yang Berbahaya

Berikut ini daftar obat kuat pria dan nama produsennya yang ditarik BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan):
1. Blue Moon, produksi PT Fasific Care Indonesia, Jakarta. (registrasi dibatalkan).
2. Caligula-Kapsul. Produksi Pabrik Jamu Air Madu, Magelang. (registrasi dibatalkan).
3. Kobra X-Kapsul. Produksi Pabrik Jamu Ragil Sentosa, Cilacap. (registrasi fiktif)
4. Hwang Di Shen Dan-Impor PT Multi Usaha Sentosa. (registrasi dibatalkan).
5. Kuat Tahan lama -serbuk. Produksi PD Jamu Moro Sehat, Banjarnegara.(registrasi fiktif).
6. Lak Gao 69. Produksi Pabrik Jamu Jaya Sakti Mandiri, Semarang
7. Lafaria- Produksi PT Rama Farma, Jakarta.
8. Mata Gold, Produksi PT Paramitra Media Perkasa, Jakarta.
9. Manovel (impor). Produksi PT Sari Sehat Q.Capung Indah Abadi, Magelang.
10. Okura. Produksi PT Herbalindo Sukses Makmur Tangerang
11. Otot Madu. Produksi PT Rama Farma, Jakarta.
12. Rama Stamina. Produksi PT Rama Farma, Jakarta.
13. Tanomale-Produksi PT Pyridam Farma, Cianjur.
14. Sari Madu-Kapsul- Produksi Pabrik Jamu Sari Madu Murni. (registrasi fiktif).
15. Stanson (impor). Produksi PT Rajawali Sukses, Jakarta.
16. Sunni Jang Wang Xeong Ying Dan-Pil, (impor). Produksi PT Cahaya Pil Teknologi Farmasi, Jakarta.
17. Sunni Jang Wang Xeong Ying- kapsul- Produksi PT Cahaya Pil Teknologi.
18. Teraza. Produksi PT Rama Farma, Jakarta.
19. Top One-Kapsul-Produksi Pabrik Jamu Paladiva, Solo.(registrasi fiktif)
20. Tripoten. Produksi PT Dexsa Medica, Palembang
21. Urat Perkasa-kapsul- Produksi Pabrik Jamu SM Jaya, Cilacap.
22. Ju-mex. Produksi CV Mega Maju Mekar, Jakarta.

Tips Memilih Obat Kuat

1. Perhatikan Komposisi Obat. Untuk mengetahui apakah suatu obat kuat berfungsi efektif atau tidak, atau memiliki dampak negatif berbahaya atau tidak, sebaiknya dilihat dari komposisi obat itu sendiri. Obat yang baik tidak menyembunyikan bahan-bahan pembuatannya dan komposisi yang dipakainya. Selain itu yang paling penting bagi konsumen adalah memilih obat yang telah terdaftar di badan kesehatan yang berwenang atau tidak.

2. Kros Cek ke Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan Departemen Kesehatan jika memang diperlukan,dikarenakan banyak obat memiliki label registrasi label registrasi namun nyatanya itu hanya tipuan untuk penjualan saja.

3. Pastikan Apa Keluhan Anda (Ejakulasi Dini ataukah Disfungsi Ereksi?). Jangan sampai salah beli obat! Jika Anda mengalami ejakulasi dini, jangan membeli obat kuat ereksi. Buat apa ereksi keras jika tetap tidak bisa menahan ejakulasi? Jika sudah “keluar”, Mr. P sekeras apapun tak akan banyak membantu. (Bukankah hasrat seks akan menurun ketika sudah “keluar”?  ) Ingin tau lebih jelas perbedaannya? silahkan baca artikelnya di sini.

4. Konsumsi Herbal Murni. Umumnya kandungan bahan herbal lebih bermanfaat bagi kesehatan tubuh dan bisa dipastikan keasliannya dibandingkan dengan yang sudah diolah menjadi obat. Tanaman herbal yang bermanfaat untuk kejantanan di antaranya adalah Purwoceng dan Pasak Bumi,

Teraturlah berolah raga agar peredaran darah lancar dan badan segar bugar, dan tentu saja sering-seringlah berdoa pada Allah Ta’ala agar diberikan kesehatan dan kekuatan dalam menjalani kehidupan.

Semoga bermanfaat.