Nonton Video Porno Untuk Membangkitkan Gairah Seksual

Pornografi, baik itu berupa video, foto, ataupun gambar animasi adalah diharamkan dan merupakan perbuatan dosa. Islam secara jelas melarang kita untuk melihat aurat orang yang tidak halal. Allah Ta’ala berfirman yang artinya:

Katakanlah kepada laki-laki yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat. Dan Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya … (Al-Qur’an, Surat An-Nur: 30-31)

Pada ayat di atas, baik laki-laki ataupun perempuan, diperintahkan untuk menundukkan pandangan mereka agar terhindar dari melihat aurat yang tidak halal. Bahkan, jika seseorang tidak sengaja melihat aurat, maka dia harus langsung memalingkan pandangannya ke arah lain. Jarir bin Abdullah (semoga Allah meridainya)menceritakan:

“Aku bertanya kepada Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam tentang pandangan (kepada wanita yang bukan mahram) yang tidak disengaja. Maka beliau memerintahkan aku untuk memalingkan pandanganku.”[1]

Imam An-Nawawi (semoga Allah merahmatinnya) me-ngomentari hadis di atas:

Maksud dari ‘Pandangan tidak disengaja’ adalah memandang wanita bukan mahram tanpa sengaja. Maka tidak ada dosa pada pandangan pertama, namun dia wajib mengalihkan pandangannya seketika itu juga. Jika dia alihkan pandangannya ketika itu, tidak ada dosa baginya, namun jika dia melanjutkan pandangannya, maka dia berdosa, karena Nabi shallallahu alaihi wa sallam memerintahkan sahabat Jabir untuk mengalihkan pandangannya. (Al-Minhaj Syarah Sahih Muslim, hal: 1618)

Tentang pandangan ini, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam juga bersabda yang artinya:

“Wahai Ali, jangan ikuti pandangan (pertama yang tidak disengaja) dengan pandangan berikutnya. Bagimu yang pertama, namun yang berikutnya sudah bukan hakmu lagi.”[2]

Maksud hadis di atas yaitu: pandangan pertama (jika terjadi tiba-tiba tanpa disengaja) adalah hak dia, tidak berdosa. Namun dia tidak boleh dengan sengaja meneruskan atau mengulangi pandangan tersebut.

Dari ayat Al-Qur’an dan beberapa hadis di atas sudah sangat jelas bahwa: Jika memandang wajah lawan jenis yang bukan mahram saja sudah dilarang, apalagi melihat bagian tubuh yang lebih pribadi, tentu tingkat larangannya lebih besar lagi.

Pornografi merusak keluarga

Untuk diketahui, menonton video porno tidak akan meningkatkan kualitas seks pasangan suami istri. Pornografi justru akan merusak hubungan tersebut. Pornografi adalah racun yang memberikan rasa ketagihan yang kuat yang mendorong penikmatnya untuk terus mencari yang baru lagi.

Dengan melihat adegan porno, seseorang tidak lagi akan terangsang dengan penampilan alami pasangannya. Mereka akan susah terangsang oleh pasangannya sendiri, tetapi justru dengan mudah terangsang oleh pornografi.

Suami ataupun istri yang terbiasa dengan pornografi harus menyadari bahwa kebiasaan tersebut akan membawa masalah di dalam kehidupan seks mereka. Oleh karena itu, jika memang ingin kehidupan pernikahan yang bahagia, harus ada usaha yang serius untuk bisa menghentikan kebiasaan ini.


[1] Sahih Muslim, kitab adab, hadis no. 2159

[2] Sunan Abu Dawud, kitab nikah, hadis no. 2149