sensasi rasa orgasme wanitaCukup sulit untuk menjelaskan rasa dan sensasi orgasme pada wanita yang tidak pernah mengalaminya dan wanita yang tidak yakin jika mereka telah mengalaminya. Coba bayangkan ketika Anda menerangkan bagaimana rasanya bersin pada orang yang belum pernah bersin. Memang bisa dijelaskan namun tidak bisa dirasakan oleh yang menerima penjelasan.

Sebelum penjelasan, saya kutip penuturan beberapa wanita tentang bagaimana mereka merasakan orgasme (diterjemahkan dari The Hite Report: A Nationwide Study of Female Sexuality oleh Shere Hite)

  1. “Pada titik tertentu , saya tahu bahwa saya menuju ke sana, tapi sulit untuk dijelaskan dengan kata-kata . Secara fisik napas saya lebih cepat , tubuh menjadi tegang dan kaku, membuat klitoris saya seperti terbuka dan sensitif. Sekitar vagina dan klitoris saya menjadi panas dan beralih lah pada panggul yang bergerak ritmis yang tidak bisa saya kendalikan secara sadar; di saat itu, setiap sentuhan di klitoris seperti mini orgasme hingga saatnya sampai pada satu saat yang dahsyat di mana otot-otot saya kejang!”
  2. “Pertama , berbagai bagian tubuh saya tergelitik dan terasa aneh , lalu pada waktu yang berbeda, ada perasaan orgasme, tapi hanya sepersekian detik , lalu semua ini menjadi lebih dan lebih sering sampai orgasme datang seperti gelombang . Pada saat itu, segalanya seperti kosong. Orgasme berpusat pada klitoris, menyebar ke vagina, dan berakhir setelah beberapa detik sensasi yang sangat kuat, yang semakin lambat dan lambat lagi dalam memancarkan sensasi rasanya.
  3. “Tubuh saya menegang secara bertahap dan mencapai puncak yang tinggi yang mendebarkan , seperti menjerit, meluncur di pesawat, lalu terjadi lima sampai enam kekejangan, awalnya, kuat dan cepat, lalu melemah, lebih lambat dan lebih halus.”
  4. “Wanita seringkali menggambarkan sensasi orgasme sebagai sesuatu yang dimulai dengan perasaan tanggung, segera diikuti oleh perasaan nikmat yang biasanya dimulai pada klitoris dan menyebar ke seluruh panggul. Sensasi fisik dari organ genital (vagina) seringkali digambarkan dengan kehangatan, tersengat listrik, atau geli, dan biasanya menyebar ke seluruh tubuh. Akhirnya, sebagian besar wanita merasakan kontraksi otot di vagina dan panggul bawah, seringkali digambarkan sebagai “Panggul yang Berdenyut.” *

 

Tanda-Tanda Fisik Saat Orgasme dan Efeknya

Setiap wanita memiliki reaksi yang berbeda selama orgasme. Secara umum, mereka bersuara, bergerak dan bertingkah sebagaimana laki-laki ketika “keluar”. Bagi Anda para suami, mengetahui tanda ini sangatlah penting karena akan menentukan apakah sang istri sudah terpuaskan atau belum. Berikut ini adalah beberapa tanda-tanda umum ketika wanita mengalami orgasme :

  • Otot-otot di bagian vagina dan seluruh tubuh berkontraksi (tegang) secara berirama selama orgasme, jadi bukan hanya yang berada di daerah pelvic (panggul) namun melibatkan bagian tubuh yang lainnya.
  • Kontraksi ini dapat bervariasi jumlahnya , tergantung pada intensitas orgasme.
  • Kulit pada wajah dan dada berubah menjadi merah.
  • Kemungkinan mengerang , terengah-engah (bernapas berat), atau berteriak cukup keras (yang mungkin bisa didengar oleh tetangga) :).
  • Pada puncak orgasme seluruh tubuh menjadi kaku dalam sesaat.
  • Ekspresi muka seperti merasakan sakit (menyeringai) yang tentu saja itu adalah ekspresi rasa nikmat.
  • Dia mungkin memancarkan cairan mani dari urethra nya . Hal ini sering disebut sebagai ejakulasi wanita.

Beberapa Manfaat orgasme

Selain manfaat yang jelas yaitu perasaan yang sangat menyenangkan dan terpenuhinya kebutuhan seksual, orgasme juga memiliki beberapa efek positif lainnya :

  • Orgasme Mengurangi stres dan meredakan ketegangan. Proses mencapai dan melepaskan orgasme dapat melepaskan ketegangan dalam sistem saraf.
  • Orgasme membantunya tidur. Endorfin yang dilepaskan selama orgasme bertindak sebagai obat penenang alami dan memiliki efek menenangkan pada tubuh.
  • Orgasme mengurangi efek ngidam. Rangsangan seksual dan orgasme mengaktifkan amphetamine alami yang mengatur selera makan.
  • Orgasme merupakan pereda nyeri yang efektif . Punya sakit kepala ? Ini bukan alasan untuk tidak berhubungan seks. Sebaliknya, itu alasan untuk berhubungan seks . Endorfin yang dilepaskan selama seks dan orgasme dapat meringankan sakit ringan seperti sakit kepala dan kram saat menstruasi.
  • Orgasme baik untuk kulit. Berkeringat saat berhubungan seks membantu membuang racun dan melepaskan minyak yang menyehatkan kulit. Pernapasan dan denyut jantung yang meningkat selama orgasme menyebabkan sirkulasi oksigen ke seluruh tubuh yang membantu menjaga organ dan jaringan tetap sehat .

Efek Tidak Orgasme

Pada laki-laki, jika tidak orgasme selama empat hari, dia akan menjadi gelisah, cemas dan mudah marah. Pada wanita? Allahu a’lam. Mungkin bisa sama namun dalam durasi waktu yang berbeda.

Yang menjadi PERTANYAAN BESAR adalah, mengapa banyak wanita tidak pernah merasakan orgasme? [ 30% wanita tidak pernah merasakan orgasme dan 70% wanita tidak bisa merasakan orgasme pada saat jima’ (senggama atau ML)] Silahkan temukan jawabannya di artikel selanjutnya mengenai orgasme wanita; penyebab tidak tercapainya orgasme,  jenis orgasme dan cara stimulasinya, serta fase dan tahapan wanita sebelum, ketika orgasme dan sesudahnya.

Terima kasih, semoga bermanfaat. Salam Harmonis

Sumber:

http://givingwomenorgasms.com/female-orgasm.html

* Dikutip dari Female Orgasm Black Book oleh Lee Jenkins