Percaya atau tidak, perjalanan orgasme wanita dimulai dari luar kamar tidur. Untuk wanita, dalam mendapatkan orgasme haruslah bergairah… dan untuk bergairah, dia harus memiliki hasrat seksual terhadap sang suami, dan untuk berhasrat seksual, dia harus tertarik dan simpati kepada anda. Oleh karena itu, adalah sangat penting memperlakukan istri anda dengan romantis dan penuh cinta di kehidupan sehari-hari sehingga dia tertarik kepada anda. Jika dia sudah tertarik, akan sangat mudah membangkitkan gairahnya sehingga pencapaian orgasme akan lebih mudah.

fase dalam pencapaian orgasme wanitaDi artikel ini, kita akan mempelajari fase wanita sebelum, ketika orgasme dan setelahnya. Juga perubahan fisik yang terjadi dalam setiap fase.

 

1. FASE BERGAIRAH

Gairah seks timbul karena rangsangan, baik fisik seperti berciuman dan belaian di daerah sensitifnya atau dengan kata-kata romantis yang membangkitkan gairahnya.

Yang  akan anda lihat ketika sang istri mulai terangsang dan bergairah:

Tubuh:
• Detak jantung yang meningkat.
• Frekuensi nafas meningkat/ lebih cepat.
• Tubuh yang berkeringat.
• Sex Flush: wajah, payudara, tangan, telapak kaki, dan anggota tubuh lainnya menjadi lebih merah dan lebih gelap (tidak terjadi pada semua wanita, dan hanya terlihat pada yang berkulit terang atau putih).
• Dia akan merasa lebih tegang.

Payudara:
• Puting membesar
• Ukuran payudara sedikit membesar.
• Urat halus di payudara lebih terlihat

Genital bagian luar:
• Bibir vagina bagian dalam mulai membesar dan terbuka
• Bibir vagina bagian luar lebih pipih dan menyebar keluar
• Klitoris menjadi tegang dan membesar

Genital Bagian dalam:
• Peningkatan vasocongestion dalam vagina disebabkan 1/3 dari bagian luar vagina membengkak, menyebabkan ukuran lubang vagina menurun mungkin 30%. (sempit)
• Vagina menjadi basah (dengan pelumas alami)
• 2/3 bagian dalam vagina membesar (meluas)
• Serviks dan uterus terangkat ke atas

2. FASE PLATEAU (Gairah Yang Semakin Meningkat)

Saat fase plateau, tekanan pada otot dan gairah seksual semakin intens. Sang istri akan lebih sensitif terhadap sentuhan yang anda berikan. Tahap Plateau adalah ketika anda membuat stimulasi langsung dengan organ genitalnya. Mulailah dengan perlahan, dan secara bertahap meningkatkan iramanya hingga dia meraih puncak, dan dia siap mencapai orgasme

Yang akan anda lihat ketika istri ada di fase Plateau:

Tubuh:
• hembusan nafas lebih cepat dan denyut jantung lebih cepat

Payudara:
• Ukuran payudara membesar.
• Areola (bagian yang berwarna gelap di sekeliling puting) membesar dan menjadi lebih gelap. Hal tersebut bisa menyebabkan puting seperti tertutup/rata.

Genital bagian luar:
• Klitoris tertarik ke atas ke dalam tubuh, tertutup oleh kulit.
• Labia semakin membesar, menjadi lebih tebal dan berubah menjadi lebih gelap.
Genital bagian dalam:
• Cairan Lubrikasi semakin banyak
• Ukuran lubang vagina menjadi kecil/sempit dikarenakan bagian tersebut membengkak. Akan terasa “sempit” ketika anda memasukinya (akan tetapi, dikarenakan bagian 2/3 vagina membesar/meluas, akan terasa besar di dalamnya).

3. FASE ORGASME

Ketika orgasme, kenikmatan seksual mencapai puncaknya dan ketegangan seksual dilepaskan. Tubuh menjadi kaku dan sebagian besar otot tubuh berkontraksi, seperti kaki, perut, tangan dan punggung. Pada wanita, otot vagina akan menegang dan melemas secara bergantian disertai dengan keluarnya cairan yang berfungsi melumasi Miss V.

Yang mungkin anda lihat ketika sang istri orgasme:

• Peningkatan yang tajam pada detak jantung dan nafasnya
• Seluruh otot berkontraks (termasuk otot panggul, tangan, kaki, paha, punggung,pantat, telapak tanga dan telapak kaki)
• Jari kaki melengkung ke depan
• bernafas terengah-engah / berhembus keras
• Suara yang bergetar yang tidak bisa dikontrol
• Matanya mungkin tertutup, nafas yang berhembus dan dia tidak dapat berbicara
• Dia mungkin akan memandang anda dengan tatapan tajam sebelum dia “keluar”
• Tubuhnya melemas anggota badannya terkulai.
• Orgasmenya akan berlangsung sekitar 15-20 detik, secara umum, dibawah satu menit
• Dia mungkin akan berkeringat

Payudara
• sama seperti tahap Plateau

Organ Genital
• uterus, anus dan vaginanya akan berkontraksi di luar kemauannya (jika jari atau penis anda di dalam vaginanya, vaginanya terasa seperti “mendorong” nya keluar
• dia mungkin ejakulasi

Multi Orgasme

Yang dimaksud multi orgasme adalah: setelah orgasme pertamanya, dia tidak memasuki fase resolusi, dan ketika dirangsang, dia akan mengalami orgasme berikutnya. Kenapa?

Bagi laki-laki, seperti yang kita ketahui, kita memasuki yang namanya “refractory period”. Yaitu ketika setelah orgasme, laki-laki tidak bisa terangsang secara seksual (bahkan ingin tidur!) hingga beberapa saat. Di sisi lain, wanita tidak memasuki “refractory period”, sehingga memungkinkan bagi mereka mengalami multi orgasme.

PENTING: inilah kuncinya, dia akan mengalami semua fase di atas hingga orgasme, namun sebelum dia memasuki fase istirahat di resolusi, anda bisa membuatnya kembali ke fase “Plateau” dan mengulangi proses tersebut sehingga dia mendapatkan orgasme yang ke dua, yang ke 3, dan seterusnya (dan tinggal anda memilih, kapan anda akan “keluar” di saat anda membuat sang istri mengalami multi orgasme).

4. FASE RESOLUSI

Fase keempat ini adalah periode di mana tubuh kembali ke kondisi normal (sebagaimana sebelum bercinta). Biasanya disertai dengan timbulnya perasaan hangat, senang, nyaman dan releks. Dalam tahap ini, wanita bisa kembali merasakan gairah saat diberi rangsangan seksual sehingga mungkin saja orgasme untuk kedua kalinya. Tapi pada pria umumnya tidak bisa merasakan orgasme kedua karena penis yang melemas dan perlu waktu lagi untuk mengalami ereksi.

Terima kasih, Semoga bermanfaat.

(Jika ada kata yang salah atau kurang tepat, mohon dikoreksi di kolom komentar)

Sumber: Female Orgasm Black Book , http://wolipop.detik.com , Gambar: http://www.sxc.hu