sunnah nabi malam pertama

Pertanyaan:

Apa saja sunnah Nabi ketika malam pertama? Seringkali orang bertanya apakah dibolehkan membaca surat Al-Baqarah dan shalat pada kesempatan ini seperti yang sudah biasa dilakukan oleh banyak orang?

Jawaban:

Pada malam pertama dianjurkan bagi suami untuk memegang ubun-ubun, yaitu bagian depan kepala istrinya sambil berdoa:

اَللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ مِنْ خَيْرِهَا وَخَيْرِ مَا جَبَلْتَهَا عَلَيْهِ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا وَشَرِّ مَا جَبَلْتَهَا عَلَيْهِ

“Ya Allah, aku memohon kebaikannya dan kebaikan tabiatnya yang ia bawa. Dan aku berlindung dari kejelekannya dan kejelekan tabiat yang ia bawa.”

Jika dikhawatirkan istri merasa tersinggung bila disentuh ubun-ubunnya untuk membacakan doa di atas, maka cara memegang ubun-ubun tadi bisa dibuat seolah-olah Anda hendak menciumnya. Doa diucapkan dengan pelan sehingga tidak terdengar olehnya, namun doa harus diucapkan dengan lisan meski istri tidak mendengar jelas dengan harapan ia tidak merasa tersinggung.

Jika istri adalah orang yang mengerti ilmu agama dan telah mengetahui disyariatkannya doa ini, maka suami bisa memegang ubun-ubunnya dan memperdengarkan doa di atas.

Adapun shalat dua rakaat pada saat masuk kamar istri terdapat riwayat dari sebagian salaf yang melakukannya. Oleh karena itu, jika ada yang melakukannya maka itu adalah perbuatan yang bagus, namun jika tidak dilakukan juga tidak apa-apa.
Sedangkan membaca surat al-Baqarah ataupun surat yang lainnya, saya tidak menemukan dalilnya.

Syaikh Muhammad bin Shalih al ‘Utsaimin

Sumber: Liqa Al Bab Al Maftuh Ibnu ‘Utsaimin 52/41